Sebuah Drum Besi Dapat Mengapung Di Dalam Air Disebabkan Oleh

Brothers and sisters, kita kali ini akan membahas sebuah fenomena yang cukup menghebohkan. Baru-baru ini di dunia maya, banyak beredar tentang sebuah drum besi yang dapat mengapung di dalam air. Tidak sedikit dari kita yang merasa penasaran dengan hal ini dan ingin tahu apa sebenarnya yang membuat drum besi tersebut bisa mengapung di dalam air. Oleh karena itu, mari kita simak bersama.

Sebuah drum besi dapat mengapung di dalam air disebabkan oleh

drum besi

Seperti yang kita ketahui, air adalah cairan yang cukup unik. Air ditandai oleh sifatnya yang reguler dan transparan, meski sebenarnya air terdiri dari molekul-molekul yang tidak teratur. Selain itu, air juga memiliki sifat adhesi dan kohesi yang cukup tinggi, yang membuatnya bisa menarik benda-benda terapung.

Drum besi dapat mengapung di dalam air karena besi memiliki densitas yang lebih besar dari air. Namun, besi memiliki bentuk tertentu yang membuatnya mampu mengapung di atas permukaan air. Bentuk tirus pada bagian atas sebuah drum besi, konstruksi lapisan yang lebar pada bagian bawah, serta ketinggian air yang rendah membuat drum besi dapat mengambang.

Penjelasan Mengenai Densitas dan Bentuk

densitas

Sekilas mungkin kita berpikir bahwa benda dengan massa yang lebih besar akan jatuh ke bawah, sedangkan benda dengan massa yang lebih kecil akan mengambang di atasnya. Namun, ini tidak selalu benar. Faktanya, benda dengan massa yang lebih besar dapat mengapung di atas air.

Dalam fisika, kita mengenal konsep densitas. Densitas adalah massa per satuan volume, dan dinyatakan dalam satuan kg/m³. Semakin besar densitas, semakin besar pula massa benda tersebut.

Untuk bisa mengapung, sebuah benda harus memiliki densitas yang lebih kecil daripada densitas cairan yang menampungnya. Kalaupun densitasnya sama, maka bagian bawah benda harus lebih besar dibandingkan bagian atasnya.

Sementara itu, bentuk sebuah benda juga sangat penting untuk menentukan apakah benda tersebut dapat mengapung atau tidak. Bentuk dari sebuah benda akan menentukan besarnya volume benda. Semakin besar volumenya, semakin banyak pula air yang bisa didorong oleh benda tersebut. Sehingga, akan semakin besar kemungkinan benda tersebut untuk mengapung.

Mengapa Drum Besi tidak Galvanis?

galvanis

Banyak dari kita mungkin berpikir bahwa drum besi tidak dapat mengapung di dalam air karena besi mudah sekali berkarat sehingga tidak bisa mengapung. Karat itu sendiri adalah hasil dari reaksi oksidasi antara besi dan air. Namun, sayangnya reaksi oksidasi tidak selalu terjadi pada besi.

Pada umumnya, drum besi yang digunakan untuk penyimpanan bahan kimia, makanan, atau minuman sudah dilapisi dengan lapisan galvanis yang tahan terhadap karat. Galvanis sendiri merupakan lapisan pelindung yang terbuat dari seng atau logam lain yang dimaksudkan untuk melindungi logam dasarnya dari oksidasi dan karat. Sehingga, meskipun telah dicelupkan ke dalam air, drum besi tetap tidak akan menyebabkan air menjadi tercemar. Namun, untuk alasan tertentu, ada juga drum besi yang tidak dilapisi lapisan galvanis, sehingga mudah teroksidasi dan tidak bisa mengambang di atas permukaan air.

Melebihi Batas Beban

beban

Sesuai dengan hukum Archimedes, benda yang terapung di atas air akan menimbulkan gaya dorong yang besarnya sama dengan berat volume air yang tergantung pada densitas benda tersebut.

Drum besi bisa saja tenggelam atau tidak bisa mengapung lagi ketika melebihi batas beban. Artinya, apabila volume air yang dipindahkan oleh drum besi kurang dari berat drum besi itu sendiri, maka drum besi itu akan tenggelam. Hal ini disebut dengan keadaan “tertanam”.

Namun, apabila volume air yang dipindahkan oleh drum besi lebih besar daripada berat drum besi itu sendiri, maka drum besi tersebut akan mengapung di atas permukaan air. Dalam keadaan ini, drum besi tersebut dikatakan mengalami “terapung”.

Keuntungan Drum Besi Bisa Mengapung

keuntungan

Drum besi yang bisa mengapung dapat digunakan sebagai salah satu alternatif penyimpanan dalam transportasi bahan-bahan kimia. Selain itu, drum besi juga bisa dipakai untuk pembuatan tongkat korek api dan helm. Selain itu, sebab ringannya dan mudah dikelola, drum besi juga menjadi pilihan yang bagus untuk wadah pengemas pada produk-produk tertentu.

Kesimpulan

kesimpulan

Sekilas, mungkin drum besi mengapung di dalam air terlihat sangat sederhana. Namun, sebenarnya ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan, seperti densitas, bentuk, dan beban. Drum besi yang tidak dilapisi lapisan galvanis dapat mengambang karena bentuknya yang tirus di atas dan lebar di bawah serta tidak terlalu berat di atas air.

Selain itu, drum besi yang bisa mengapung memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi, terutama bagi industri kimia dan transportasi. Drum besi yang mengapung juga menjadi alternatif yang bagus untuk wadah pengemas pada produk-produk tertentu.

Nah, itulah penjelasan mengenai drum besi yang dapat mengapung di dalam air. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Leave a Comment